China Akui Tahan Staf Konsulat Inggris, Ini Alasannya
BEIJING, iNews.id - Pemerintah China mengakui telah menahan Simon Cheng, staf Konsulat Jenderal Inggris di Hong Kong.
Cheng tak kembali sejak 8 Agustus 2019 setelah menghadiri pertemuan di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, China.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Geng Shuang mengatakan, Cheng ditahan oleh kepolisian Shenzhen selama 15 hari sebagai hukuman atas pelanggaran keamanan publik.
Dia juga menyebut kasus ini sebagai masalah dalam negeri karena yang bersangkutan ternyata warga Hong Kong, bukan Inggris.
"Biar saya klarifikasi, dia merupakan warga Hong Kong, bukan warga Inggris, dan juga mengatakan dia seorang China," tuturnya, dalam press briefing, seperti dikutip dari AFP, Rabu (21/8/2019).