Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong
Advertisement . Scroll to see content

China Gelar Latihan Perang Terbaru di Laut China Selatan

Senin, 28 September 2020 - 11:55:00 WIB
China Gelar Latihan Perang Terbaru di Laut China Selatan
Foto satelit Planet Labs menunjukkan kapal selam China memasuki pangkalan di Hainan, Laut China Selatan (Foto: Planet Labs via AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - China menggelar latihan perang terbaru di Laut China Selatan pada Minggu dan Senin (27-28/9/2020) di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat serta negara-negara Asia Tenggara.

Sengketa wilayah perairan di Laut China Selatan meningkat sejak beberapa bulan terakhir, di mana China berseteru dengan negara Asia Tenggara, seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia atas kepemilikan pulau, terumbu karang, dan laguna.

Perairan tersebut juga merupakan jalur pelayaran komersial utama yang kaya sumber daya hayati serta cadangan minyak dan gas.

Otoritas maritim China, seperti dikutip Associated Press, Senin (28/9/2020), mengeluarkan pengumuman, memblokir laut di sekitar area latihan, namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

China menggelar latihan rutin di daerah tersebut dan tidak ada indikasi bahwa aktivitas militer tersebut didorong peristiwa baru-baru ini.

Pada awal bulan ini, China menggelar latihan perang mendadak di dekat Selat Taiwan. China mengerahkan jet-jet tempur dan pesawat pengebom H-6 melewati garis tengah selat yang memicu kemarahan Taiwan.

Latihan itu digelar bersamaan dengan kunjungan pejabat pemerintah Amerika Serikat ke Taiwan, langkah yang diprotes keras China.

China menjelaskan latihan itu sebagai peringatan bagi Taiwan yang membentuk pemerintahan sendiri. China menganggap Taiwan masih menjadi provinsinya.

Ketegangan lain di kawasan, kapal patroli Bakalma Indonesia menghadapi kapal penjaga pantai China yang menghabiskan hampir 3 hari di perairan. Indonesia mengklaim hak ekonomi di bagian paling selatan perairan yang diklaim China.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut