China Gelar Latihan Perang Terbaru di Laut China Selatan
BEIJING, iNews.id - China menggelar latihan perang terbaru di Laut China Selatan pada Minggu dan Senin (27-28/9/2020) di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat serta negara-negara Asia Tenggara.
Sengketa wilayah perairan di Laut China Selatan meningkat sejak beberapa bulan terakhir, di mana China berseteru dengan negara Asia Tenggara, seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia atas kepemilikan pulau, terumbu karang, dan laguna.
Perairan tersebut juga merupakan jalur pelayaran komersial utama yang kaya sumber daya hayati serta cadangan minyak dan gas.
Otoritas maritim China, seperti dikutip Associated Press, Senin (28/9/2020), mengeluarkan pengumuman, memblokir laut di sekitar area latihan, namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Perusahaan China Bocorkan 2.100 Data Pribadi Warga Indonesia ke Intelijen Beijing
China menggelar latihan rutin di daerah tersebut dan tidak ada indikasi bahwa aktivitas militer tersebut didorong peristiwa baru-baru ini.
Pada awal bulan ini, China menggelar latihan perang mendadak di dekat Selat Taiwan. China mengerahkan jet-jet tempur dan pesawat pengebom H-6 melewati garis tengah selat yang memicu kemarahan Taiwan.
Presiden Taiwan Tsai Ing Wen Puji Aksi Heroik Pilot AU yang Cegat Jet Tempur China
Latihan itu digelar bersamaan dengan kunjungan pejabat pemerintah Amerika Serikat ke Taiwan, langkah yang diprotes keras China.
China menjelaskan latihan itu sebagai peringatan bagi Taiwan yang membentuk pemerintahan sendiri. China menganggap Taiwan masih menjadi provinsinya.
Presiden Taiwan Tsai Ing Wen Sebut Sifat Asli Komunis China Semakin Terlihat
Ketegangan lain di kawasan, kapal patroli Bakalma Indonesia menghadapi kapal penjaga pantai China yang menghabiskan hampir 3 hari di perairan. Indonesia mengklaim hak ekonomi di bagian paling selatan perairan yang diklaim China.
Editor: Anton Suhartono