Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Pengadilan Filipina Perintahkan Tangkap Wapres Sara Duterte
Advertisement . Scroll to see content

Cium Perempuan di Depan Umum, Presiden Filipina: Kami Menikmatinya

Rabu, 06 Juni 2018 - 14:14:00 WIB
Cium Perempuan di Depan Umum, Presiden Filipina: Kami Menikmatinya
Rodrigo Duterte (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte tak ambil pusing soal kritikan terhadap dirinya yang mencium perempuan di depan umum saat berkunjung ke Korea Selatan, Senin (4/6).

Saat itu, Duterte menggelar pertemuan dengan warga Filipina yang tinggal di Korsel. Perempuan bernama Bea Kim itu dipanggil Duterte naik ke panggung. Dia lalu memberikan buku secara gratis kepada Bea dan meminta ciuman bibir sebagai imbalannya.

Duterte menganggap tidak ada masalah dengan ciuman itu. Dia dan perempuan itu menikmatinya.

Awalnya, Bea mengaku canggung karena dia sudah memiliki suami. Namun dia tak protes saat Duterte menciumnya di bibir diikuti sorakan dari penonton.

"Kami menikmatinya. Ini hanya showbiz dan semua orang menikmatinya," kata Duterte, setelah tiba di Manila, Rabu (6/6/2018).

"Saya tidak akan melakukannya di depan umum jika ada maksud jahat," kata pria 73 tahun yang sudah memiliki cucu itu.

Lebih lanjut Duterte mengatakan akan mengundurkan diri jika ada protes yang menentang perbuatannya itu.

"Saya kira jika semua perempuan menandatangani petisi meminta saya untuk mundur, saya akan mundur," ujarnya.

Duterte mengaku sudah beberapa kali mencium perempuan di depan umum, termasuk saat dia masih menjadi Wali Kota Davao.

"Ini gaya saya. Temukan sendiri gaya Anda. Tak ada yang salah dengan ciumam sederhana seperti ini. Mereka hanya cemburu," katanya.

Ini bukan pertama kali Duterte dikiritik terkait komentar dan perlakuannya terhadap perempuan sejak menjadi presiden pada 2016, di antaranya soal candaan tentang pemerkosaan dan memerintahkan tentara untuk menembak alat kelamin tentara perempuan pemberontak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut