Cium Perempuan di Depan Umum, Presiden Filipina: Kami Menikmatinya
MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte tak ambil pusing soal kritikan terhadap dirinya yang mencium perempuan di depan umum saat berkunjung ke Korea Selatan, Senin (4/6).
Saat itu, Duterte menggelar pertemuan dengan warga Filipina yang tinggal di Korsel. Perempuan bernama Bea Kim itu dipanggil Duterte naik ke panggung. Dia lalu memberikan buku secara gratis kepada Bea dan meminta ciuman bibir sebagai imbalannya.
Duterte menganggap tidak ada masalah dengan ciuman itu. Dia dan perempuan itu menikmatinya.
Awalnya, Bea mengaku canggung karena dia sudah memiliki suami. Namun dia tak protes saat Duterte menciumnya di bibir diikuti sorakan dari penonton.
"Kami menikmatinya. Ini hanya showbiz dan semua orang menikmatinya," kata Duterte, setelah tiba di Manila, Rabu (6/6/2018).
"Saya tidak akan melakukannya di depan umum jika ada maksud jahat," kata pria 73 tahun yang sudah memiliki cucu itu.
Lebih lanjut Duterte mengatakan akan mengundurkan diri jika ada protes yang menentang perbuatannya itu.
"Saya kira jika semua perempuan menandatangani petisi meminta saya untuk mundur, saya akan mundur," ujarnya.
Duterte mengaku sudah beberapa kali mencium perempuan di depan umum, termasuk saat dia masih menjadi Wali Kota Davao.
"Ini gaya saya. Temukan sendiri gaya Anda. Tak ada yang salah dengan ciumam sederhana seperti ini. Mereka hanya cemburu," katanya.
Ini bukan pertama kali Duterte dikiritik terkait komentar dan perlakuannya terhadap perempuan sejak menjadi presiden pada 2016, di antaranya soal candaan tentang pemerkosaan dan memerintahkan tentara untuk menembak alat kelamin tentara perempuan pemberontak.
Editor: Anton Suhartono