Damaikan 8 Perang, Trump: Seharusnya Saya yang Dapat Nobel Perdamaian
"Saya tidak tahu apa pun tentang perempuan ini, begitu pula orang lain! Faktanya, sepengetahuan saya, tidak ada seorang pun yang pernah mendengar namanya, kecuali fakta bahwa dia, sudah sangat jelas, membenci Israel," tulis Trump.
Trump juga mengulangi kritiknya terhadap penghargaan tersebut melalui unggahan lain.
"Hadiah Nobel 'Perdamaian' telah dicoreng reputasinya selamanya oleh segelintir penganut ideologi radikal yang anti-demokrasi dan musuh peradaban!" tulisnya.
Rekam Jejak Penerima Nobel Perdamaian 2026
Di balik kritik Trump, Navi Pillay memiliki rekam jejak panjang dalam bidang hukum internasional dan hak asasi manusia. Dia pernah menjabat sebagai hakim sekaligus presiden Pengadilan Kriminal Internasional untuk Rwanda, hakim di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), serta Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia pada 2008-2014.
Pillay juga memimpin tim penyelidikan PBB mengenai Wilayah Palestina yang Diduduki pada 2021-2025. Komisi tersebut menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan praktik genosida di Jalur Gaza.
Komite Nobel Norwegia menjelaskan bahwa Pillay memainkan peran sentral dalam upaya membawa pelaku kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida ke pengadilan. Dia juga dinilai berkontribusi memperluas dampak hukum internasional.
Editor: Anton Suhartono