Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap
Di Prancis, kegiatan belajar di sekolah menengah umumnya dimulai pukul 08.00 dan berlangsung hingga sore hari. Sejumlah mahasiswa turut bergabung dalam demonstrasi untuk menyuarakan keluhan mereka.
Meski anggaran pendidikan menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar dalam rancangan anggaran pemerintah, kekhawatiran mengenai kualitas pendidikan tetap mengemuka. Pemerintah mengusulkan alokasi 65,5 miliar euro untuk sekolah pada tahun mendatang, lebih tinggi dibandingkan anggaran pertahanan sebesar 63,4 miliar euro.
Pemerintah Prancis menyatakan menghormati hak masyarakat untuk menggelar demonstrasi damai. Namun, aparat juga diperintahkan membubarkan blokade yang menghalangi akses ke sekolah serta menghentikan kekerasan dan vandalisme.
Kementerian Dalam Negeri menyebut polisi dan staf sekolah menjadi sasaran serangan kembang api berdaya ledak serta proyektil lainnya. Dalam sejumlah insiden, pelaku juga diduga melemparkan cairan asam.
Pihak kementerian menuding orang-orang yang berniat melakukan perusakan dan penjarahan telah menyusup ke dalam gerakan demonstrasi pelajar. Mereka dinilai bertindak sebagai pelaku kejahatan dan vandalisme, bukan sebagai anak muda yang menyampaikan tuntutan secara sah.