Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : The Changcuters Tur Inggris April 2026, Hijrah ke London Jadi Kenyataan!
Advertisement . Scroll to see content

Demonstran Hong Kong Turun ke Jalan Lagi, Desak China Bebaskan Diplomat Inggris

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:15:00 WIB
Demonstran Hong Kong Turun ke Jalan Lagi, Desak China Bebaskan Diplomat Inggris
Simon Cheng (Foto: Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

HONG KONG, iNews.id - Demonstran Hong Kong akan turun ke jalan lagi Rabu (21/8/2019) sore. Kali ini mereka mendesak Pemerintah China untuk membebaskan diplomat Inggris di Hong Kong, Simon Cheng (28), yang ditahan saat berdinas ke Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong.

Keluarga memastikan Cheng ditahan oleh otoritas China sejak 8 Agustus. Saat itu dia hendal kembali ke Hong Kong dari Shenzhen untuk menghadiri pertemuan.

Aksi bertajuk 'Save Simon Cheng' itu akan dipusatkan di depan Kantor Konsulat Jenderal Inggris di Hong Kong.

Ironisnya, sampai saat ini China tak memberikan penjelasan mengenai penangkapan tersebut, padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh keluarga dan konsulat untuk mengonfirmasi nasib pria 28 tahun itu.

Juru Bicara Kemlu China Geng Shuang hanya mengatakan pada Selasa kemarin bahwa dia belum mengetahui laporan hilangnya Cheng. Sepertinya, China baru akan memberikan respons resmi dalam press briefing yang akan digelar kemlu pada Rabu sore waktu setempat.

Sebelumnya Kantor Kemlu Inggris menyatakan sangat prihatin atas laporan hilangnya Cheng dan masih berusaha mencari informasi dari pihak berwenang di Hong Kong dan Provinsi Guangdong, termasuk Shenzhen.

Juru bicara Departemen Imigrasi Hong Kong dan juru bicara Kantor Ekonomi dan Perdagangan Hong Kong di Guangdong mengatakan tidak mengetahui persis apa yang terjadi dengan Cheng.

Kepolisian Hong Kong membuka penyelidikan kasus orang hilang dan telah berhubungan erat dengan pihak berwenang China.

Hilangnya Cheng memicu kekhawatiran tentang keselamatan diplomat Inggris di China. Peristiwa ini terjadi saat hubungan China dan Inggris tegang terkait aksi demonstrasi besar-besaran di Hong Kong yang sudah berlangsung 11 pekan lebih.

China menuding Inggris mencampuri urusan dalam negerinya. Hong Kong merupakan wilayah jajahan Inggris yang diserahkan ke China pada 1997.

Dubes China untuk Inggris Liu Xiaoming memprotes campur tangan asing dalam aksi unjuk rasa di Hong Kong. Dia tak sungkan menyebut langsung nama Inggris dan mendesak Perdana Menteri Boris Johnson untuk menyikapi masalah Hong Kong dengan sangat hati-hati.

Sebelumnya, Menlu Inggris Dominic Raab menghubungi pemimpin Hong Kong Carrie Lam, menekankan perlunya penyelidikan independen atas kekerasan yang dilakukan polisi terhadap para demonstran prodemokrasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut