Demonstrasi Besar Digelar Lagi Hari Ini, Desak Pemimpin Hong Kong Mundur
Para kritikus khawatir undang-undang yang didukung Beijing itu akan mengacaukan. Pasalnya pengadilan China terkenal buram dan kental nuansa politis sehingga bisa merusak reputasi Hong Kong sebagai pusat bisnis yang aman.
Jimmy Sham, aktivis Front Hak Asasi Manusia Sipil yang menolak RUU ekstradisi, mengibaratkan pernyataan Lam itu dengan pisau yang dituskkan ke kota.
"(Pisau) Itu hampir mengenai jantung kami. Sekarang pemerintah mengatakan tidak akan mendorongnya, tapi mereka juga menolak menariknya," katanya.
Unjuk rasa dimulai pada Minggu sore. Massa akan berkumpul dan memulai perjalanan dari taman ke kantor parlemen di pusat kota. Formasi ini merupakan pengulangan dari demonstrasi besar-besaran sepekan lalu.
Editor: Anton Suhartono