Deretan Kasus Pembunuhan Keluarga Tersadis di Dunia, yang Terakhir Bikin Melongo
JAKARTA, iNews.id - Kasus pembunuhan keluarga tak hanya tejadi di dunia khayal, namun juga ada di dunia nyata. Korbannya merupakan anggota keluarga sementara pelaku merupakan orang dekat korban.
Dalam beberapa kasus pembunuhan tersebut, pelaku bahkan tampak tak merasa menyesal atau kalut setelah melakukan aksinya. Ada juga yang sengaja melapor ke polisi dan memberikan alibi palsu.
Berikut deretan kasus pembununah keluarga dimana pelaku merupakan orang dekat korban:
Anggota keluarga Watts terdiri atas empat orang. Sepasang suami istri dan dua anaknya. Mereka tinggal di rumah mewah di Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat (AS).
Korban tewas terdiri atas istri dan dua anaknya. Sementara pelaku yakni sang suami dan juga ayah korban bernama Cris Watts.
Dia bahkan melapor ke polisi jika istrinya yang sedang mengandung dan dua anaknya hilang dari rumah. Polisi yang menerima laporan segera menggelar penyelidikan.
Petugas menemukan mayat istinya dikubur di tanah, sementara jasad kedua anaknya dibuang ke tangki minyak tempatnya bekerja.
Motif Watts membunuh keduanya karena dia ketahuan berselingkuh. Pelaku ingin memulai hidup baru bersama selingkuhannya dan memaksa sang istri untuk menggugurkan kandungannya.
Chisako yang berasal dari Jepang ditangkap pada 2014 karena diduga menghabisi nyawa tiga kekasih juga suaminya.
Kasusnya baru resmi memasuki persidangan tiga tahun kemudian yakni pada 2017. Pasalnya, kasus ini cukup membuat petugas berwenang kebingungan.
Pada persidangan sebelumnya, pelaku mengaku tidak dinafkahi dengan semestinya. Tak hanya itu, pengacara pelaku juga berkata bahwa Chisako mengidap penyakit pikun.
Namun demikian, perempuan 70 tahun itu mengaku ia telah meracuni suaminya dengan sianida hingga tewas. Dia mengaku telah melakukan aksinya ini sejak 1994.
Total korban tewas mencapai lebih dari delapan orang. Chisako lalu divonis mati. Motifnya, dia mengincar uang para lelaki itu.
Kasus ini menimpa Keluarga Chundawat dan terjadi di Distrik Burari, New Delhi, India pada pertengahan 2018. Semua anggota keluarga yang terdiri atas 11 orang ditemukan tewas.
Sebanyak 10 orang tewas tergantung di dalam rumah dengan mata dan mulut yang tertutup kain. Sementara sang nenek ditemukan tewas di dalam kamar kemungkinan dicekik.
Kasus ini menggemparkan India karena tak diketahui pasti motif kematian ini. Kasus ini bukan perampokan karena tak ada harta yang hilang bahkan korban masih mengenakan perhiasan.
Awalnya, kasus ini dicurigai sebagai pembunuhan. Namun berdasarkan penyelidikan petugas, kematian keluarga ini setelah mereka menjalani ritual.
Diduga, salah satu anggota keluarga yang tewas bernama Lalit mengaku kepada semua saudara, telah didatangi arwah ayahnya untuk menjalani ritual tertentu. Namun dalam ritual tersebut, semua justru tewas bersama-sama.
Editor: Umaya Khusniah