Deretan Pemimpin Dunia Meninggal dalam Kecelakaan Penerbangan, Ada yang Tewas bersama 95 Orang
19 Oktober 1986
Sebuah pesawat bermesin ganda yang membawa Presiden Mozambik Samora Machel dan beberapa menterinya jatuh di dekat perbatasan Mozambik-Afrika Selatan. Sebanyak 33 orang tewas dalam kecelakaan itu termasuk Machel, beberapa menteri dan pejabat tinggi pemerintah Mozambik. Dalam penyelidikan yang dilakukan setelah kecelakaan itu, pilot dinyatakan bersalah.
1 Juni 1987
Perdana Menteri Lebanon Rashid Karami kehilangan nyawanya ketika sebuah bom meledak di helikopter yang dia tumpangi dalam perjalanan ke Beirut. Bom yang dikendalikan dari jarak jauh, berbobot sekitar 300 gram dan diletakkan di belakang kursi tempat dia duduk, itu diledakkan tak lama setelah lepas landas. Hanya Karami yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
17 Agustus 1988
Sebuah pesawat militer C-130 yang membawa Presiden Pakistan Zia-ul-Haq, lima jenderalnya dan Duta Besar AS Arnold Lewis Raphel jatuh di dekat Bahawalpur, sekitar 530 km sebelah selatan Ibu Kota Islamabad. Tidak ada korban jiwa dalam kecekalaan itu. Namun, insiden itu diduga kuat karena sabotase.
6 April 1994
Sebuah pesawat yang membawa Presiden Burundi Cyprien Ntaryamira dan Presiden Rwanda Juvenal Habyarimana ditembakkan di dekat Bandara Kigali. Tak ada korban selamat dari pesawat yang jatuh di kawasan lokasi Istana Kepresidenan itu.
26 Februari 2004
Sebuah pesawat yang membawa Boris Trajkovski, yang menjabat sebagai presiden kedua Makedonia, dan delegasi yang menyertainya jatuh di dekat Kota Mostar di Bosnia dan Herzegovina. Delapan orang, termasuk Trajkovski dan penasihatnya, tewas dalam insiden itu. Sebuah komisi internasional yang dibentuk untuk menyelidiki kecelakaan itu mengumumkan laporannya dua tahun kemudian. Menurut mereka, kecelakaan pesawat tersebut adalah akibat dari kesalahan pilot.
10 April 2010
Sebuah pesawat Tupolev 154 yang membawa 96 orang termasuk Presiden Polandia, Lech Kaczynski, dan istrinya tiba di Bandara Smolensk, Rusia. Mereka sedianya menghadiri upacara untuk memperingati Pembantaian Katyn (peristiwa berdarah ketika 22.000 orang Polandia dieksekusi selama periode pemerintahan Joseph Stalin). Namun saat mendarat, pesawat menabrak kawasan hutan. Tidak ada yang selamat.
5 Februari 2024
Helikopter Robinson R-66 yang membawa mantan Presiden Cile Sebastian Pinera dan rombongan jatuh di Danau Ranco di wilayah Los Rios. Helikopter tersebut jatuh sesaat setelah lepas landas akibat hujan lebat dan kabut tebal. Tiga orang berhasil terjun ke danau dan sampai ke tepian Pinera tewas karena tidak bisa melepas sabuk pengamannya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil