Dewan Keamanan PBB Kutuk Pembunuhan Ismail Haniyeh, AS dan Inggris Tetap Bela Israel
Polyansky juga menegaskan kembali perlunya implementasi penuh dan menyeluruh dari resolusi Dewan Keamanan 1701. Resolusi tersebut menyerukan penghentian penuh permusuhan antara Israel dan Hizbullah, penarikan pasukan Israel dari Lebanon untuk digantikan oleh pasukan Lebanon dan UNIFIL, dan pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata, termasuk Hizbullah.
Namun Amerika Serikat dan Inggris justru menyalahkan Iran atas ketidakstabilan di kawasan. Wakil Utusan Tetap AS untuk PBB Robert Wood mengatakan Israel memiliki hak untuk membela diri terhadap serangan dari Hizbullah dan teroris lainnya.
Menurut Wood, AS tidak terlibat dalam serangan yang dilakukan Israel ke Beirut untuk membunuh seoranh komandan senior Hizbullah Fuad Shukr. Serangan itu dilakukan Israel sebagai pembalasan atas gempuran ke Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan, pada Sabtu pekan lalu.
"Tidak ada keraguan, sama sekali tidak ada, bahwa Hizbullah bertanggung jawab atas serangan itu," katanya.
Dia juga menegaskan AS tidak terlibat dalam pembunuhan Haniyeh. Wood menyalahkan Iran atas meningkatnya eskalasi yang memicu pembunuhan Haniyeh.