Di Tengah Kekhawatiran Virus Korona, Korut Luncurkan 3 Rudal

Anton Suhartono ยท Senin, 09 Maret 2020 - 08:53 WIB
Di Tengah Kekhawatiran Virus Korona, Korut Luncurkan 3 Rudal

Korut kembali menguji coba 3 rudal di saat dunia sedang berjuang melawan wabah virus korona (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) kembali menembakkan tiga rudal atau proyektil tak dikenal ke laut pada Senin (9/3/2020). Ini merupakan uji coba persenjataan kedua yang dilakukan Korut dalam sepekan terakhir, di tengah kekhawatiran wabah virus korona atau Covid-19.

Menurut laporan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Korsel), tiga rudal tersebut ditembakkan ke arah timur laut dari wiayah Sondok, Provinsi Hamgyong Selatan.

"Militer masih memantau peluncuran lainnya serta bersiap siaga," bunyi laporan kepala satf gabungan, dikutip dari AFP.

Di Tokyo, juru bicara kementerian pertahanan Jepang mengatakan, Korut meluncurkan persenjataan yang disebutnya dengan rudal balistik. Namun uji coba terbaru ini tidak menimbulkan dampak apa pun ke wilayah Tokyo atau zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.

Para analis menilai, uji coba ini menunjukkan bahwa Korut terus memperbaiki kemampuan persenjataanya selama pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) terhenti. Tak ada perkembangan signifikan setelah Presiden Donald Trump dan pemimpin Kim Jong Un bertemu tiga lali, demikian pula dengan hasil yang dicapai dalam pertemuan tingkat kerja.

Kini pembicaraan denuklirisasi kedua negara terhenti seiring agenda Pemilihan Presiden AS.

"Kim terus menguji coba, meningkatkan, dan mengoperasionalkan pasukannya," kata peneliti Massachusetts Institute of Technology, Vipin Narang.

Pekan lalu media Korut melaporkan bahwa Kim memantau langsung latihan penembakan artileri jarak jauh, disertai gambar beberapa sistem peluncur roket serta roket yang ditembakkan di hutan.

Korsel menyebut senjata yang ditembakkan itu merupakan dua rudal balistik jarak pendek yang masuk dalam daftar larangan berdasarkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB.

Sementara itu uji coba terbaru ini berlangsung beberapa hari setelah Kim mengirim surat pribadi kepada Presiden Korsel Moon Jae In, menawarkan bantuan untuk mencegah penyebaran virus korona.

Korsel berada di urutan ketiga dalam kasus virus korona dengan jumlah 7.313 penderita, sementara Korut menegaskan tidak memiliki satu pun kasus.

Editor : Anton Suhartono