Diduga Curi Rp18 Triliun, 3 Hacker Korea Utara Diperkarakan AS

Djairan ยท Kamis, 18 Februari 2021 - 10:59:00 WIB
Diduga Curi Rp18 Triliun, 3 Hacker Korea Utara Diperkarakan AS
Ilustrasi pembobolan sistem komputer oleh hacker. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.idAmerika Serikat menuntut tiga programmer komputer Korea Utara dengan tuduhan melakukan peretasan besar-besaran untuk mencuri lebih dari 1,3 miliar dolar AS (Rp18 triliun) berupa uang dan mata uang kripto (cryptocurrency). Mereka meretas berbagai perusahaan, mulai dari bank hingga studio film Hollywood.

Departemen Kehakiman AS, Rabu (17/2/2021) waktu setempat, menyatakan dalam surat dakwaannya bahwa para hacker bernama Jon Chang Hyok (31), Kim Il (27), dan Park Jin Hyok (36). Mereka mencuri uang lewat peretasan saat bekerja di Dinas Intelijen Militer Korea Utara. Park sebelumnya telah didakwa dalam kasus serupa pada 2018.

Surat dakwaan itu menyebutkan, mereka meretas berbagai bank di Asia Selatan dan Tenggara, Meksiko, dan Afrika dengan menembus jaringan lembaga keuangan dan menyalahgunakan protokol SWIFT untuk mencuri uang. Mereka juga diduga telah menyebarkan aplikasi jahat dari Maret 2018 hingga September 2020 untuk membidik pengguna mata uang kripto.

Departemen Kehakiman AS mengungkapkan, para peretas bertanggung jawab atas berbagai penyerangan terhadap perusahaan film. Pada 2014, mereka dituding meretas jaringan Sony Pictures Entertainment karena perushaaan itu memproduksi film The Interview, yang menceritakan pembunuhan pemimpin Korea Utara.

Mereka juga diduga membidik jaringan bioskop AS dan yang terbesar di dunia, AMC Theatres. Mereka juga membobol komputer milik Mammoth Screen, perusahaan film Inggris yang sedang mengerjakan serial drama tentang Korea Utara. 

Ketiga pelaku juga diduga terlibat dalam pembuatan ransomware WannaCry 2.0, yang merusak Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) pada 2017.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2