Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Iran Ingatkan Trump: Membunuh Pemimpin Tertinggi Khamenei Berarti Deklarasi Perang!
Advertisement . Scroll to see content

Dihukum Trump Tarif 10% terkait Greenland, Denmark: Padahal Baru Bertemu Wapres dan Menlu AS

Senin, 19 Januari 2026 - 07:34:00 WIB
Dihukum Trump Tarif 10% terkait Greenland, Denmark: Padahal Baru Bertemu Wapres dan Menlu AS
Lars Lokke Rasmussen menyebut pengumuman Donald Trump soal tarif 10 persen sebagai kejutan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

KOPENHAGEN, iNews.id - Denmark mengomentari keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memberlakukan tarif tambahan 10 persen terhadap negaranya terkait krisis Greenland.

Trump pada Sabtu lalu mengumumkan akan mengenakan tarif tambahan 10 persen terhadap delapan negara Eropa, yakni Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia yang berlaku mulai 1 Februari 2026. Belum cukup, besaran tarif akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai Juni dan tetap berlaku hingga AS merebut Greenland.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Denmark Lars Lokke Rasmussen menyebut pengumuman Trump itu sebagai kejutan.

"Pernyataan Presiden (Trump) merupakan kejutan. Awal pekan ini, kami melakukan pertemuan konstruktif dengan Wakil Presiden Vance dan Menteri (Menlu Marco) Rubio," kata Rasmussen, di media sosial X, dikutip Senin (19/1/2026).

Dia lalu merespons pernyataan Trump soal kehadiran militer NATO di Greenland dalam pengumuman tersebut. Peningkatan aktivitas militer di Greenland, kata dia, bertujuan untuk memperkuat keamanan di Arktik.

"Kami setuju dengan AS bahwa kita perlu berbuat lebih banyak karena Arktik bukan lagi daerah dengan ketegangan rendah," kata Rasmussen.

Angkatan Bersenjata Kerajaan Denmark pada 14 Januari lalu mengumumkan akan memperkuat kehadiran militer di Greenland dalam kerja sama erat dengan negara-negara sekutu NATO. Mereka juga mengintensifkan latihan di pulau tersebut.

Swedia, Norwegia, Finlandia, Prancis, Belanda, Inggris, Jerman, dan Slovenia telah mengumumkan akan mengerahkan pasukan ke wilayah otonom Denmark itu sebagai bagian dari Operasi Arctic Endurance.

Greenland merupakan bagian dari Denmark. Namun, Trump berulang kali menegaskan pulau raksasa di Arktik itu harus menjadi bagian dari negaranya. 

Otoritas Denmark dan Greenland telah memperingatkan Trump agar tidak mencaplok pulau kaya sumber daya mineral itu, seraya mendesak agar AS menghormati integritas teritorial mereka.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut