Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Trump Batalkan Serangan ke Iran pada 13 Januari
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Greenland! Uni Eropa Peringatkan Trump, Eropa dan Amerika Bisa Miskin

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:23:00 WIB
Konflik Greenland! Uni Eropa Peringatkan Trump, Eropa dan Amerika Bisa Miskin
Donald Trump memicu ketegangan serius dengan Eropa setelah menghukum 8 negara dengan tarif tambahan 10 persen terkait krisis Greenland (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BRUSSELS, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu ketegangan serius dengan Eropa. Kali ini, dia menghukum delapan negara Eropa dengan tarif tambahan 10 persen sebagai buntut penolakan mereka terhadap rencana pencaplokan Greenland oleh AS. 

Uni Eropa pun memperingatkan dampak parah dari kebijakan tersebut, bahkan menyebut Eropa dan AS sama-sama berisiko jatuh miskin.

Peringatan keras itu disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas. Dia menegaskan, perang tarif hanya akan membuat kedua pihak semakin sengsara dan bisa jatuh miskin.

“Tarif berisiko membuat Eropa dan Amerika Serikat menjadi lebih miskin dan merusak kemakmuran kita bersama,” ujar Kallas. 

Selain itu, lanjut Kallas, kebijakan Trump justru membuka keuntungan strategis bagi Rusia dan China yang selama ini bersaing dengan Barat.

“Perpecahan antara AS dan Eropa hanya akan menguntungkan pihak lain,” tuturnya.

Trump sebelumnya menyatakan tarif tersebut baru tahap awal. Jika rencananya untuk merebut Greenland gagal, dia mengancam akan menaikkan tarif menjadi 25 persen.

“Mulai 1 Februari 2026, semua negara yang disebutkan akan dikenakan tarif 10 persen untuk semua barang yang dikirim ke Amerika Serikat. Pada 1 Juni 2026, tarif akan dinaikkan menjadi 25 persen,” tulis Trump di akun media sosial Truth Social, dikutip Minggu (18/1/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut