Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump
Merz pada Senin lalu blak-blakan menyebut AS kalah strategi dari Iran dalam negosiasi. Dia menilai pendekatan Washington dalam perundingan damai di Timur Tengah tidak cukup kuat.
Tokoh Oposisi Iran Reza Pahlevi Disiram Cat Merah saat Konferensi Pers di Jerman
Merz bahkan memuji kematangan diplomasi Iran. Dia menilai langkah-langkah yang diambil Teheran dalam proses negosiasi jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan yang dilakukan Washington.
"Amerika, tampaknya kekurangan strategi yang benar-benar meyakinkan untuk negosiasi," kata Merz, dalam pertemuan dengan mahasiswa, dikutip dari Sputnik, Selasa (28/4/2026).
Melihat perkembangan mandeknya perundingan damai, Merz tidak mengesampingkan kemungkinan AS terjebak dalam konflik Timur Tengah dalam waktu yang panjang.
Terlebih lagi, kata Merz, Iran tak mau tunduk dengan keinginan AS yang membuat perundingan tak menunjukkan kemajuan apa pun.
Merz juga mengakui negara-negara Barat meremehkan kekuatan Iran. Menurut dia, realitas di lapangan menunjukkan Iran jauh lebih kuat daripada perkiraan awal, baik dari sisi ketahanan menghadapi tekanan maupun dalam kemampuan bernegosiasi.
Editor: Anton Suhartono