Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Dituduh Sebarkan Propaganda Anti-Prancis, Begini Jawaban Pedas Turki ke Presiden Macron

Senin, 29 Agustus 2022 - 10:50:00 WIB
Dituduh Sebarkan Propaganda Anti-Prancis, Begini Jawaban Pedas Turki ke Presiden Macron
Emmanuel Macron menuduh Turki sebarkan propaganda anti-Prancis di Afrika (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

"Turki berharap Paris lebih dewasa menghadapi masa lalu kolonialnya tanpa menyalahkan negara lain," bunyi pernyataan.

Kunjungan Macron ke Aljazair dilakukan di tengah ketegangan hubungan kedua negara. Tahun lalu, Macron mempertanyakan status Aljazair sebagai negara sebelum penjajahan seraya menuduhnya mengobarkan kebencian terhadap Prancis. 

Sebagai tanggapan, Aljazair menarik duta besarnya dari Paris dan melarang pesawat militer Prancis melintas di wilayah udaranya. Namun hubungan telah membaik disertai dengan izin bagi pesawat militer Prancis melalui wilayah udara Aljazair menuju pangkalan militer sub-Sahara Afrika. 

Sementara itu buah dari kunjungan pekan lalu, Macron dan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune mendeklarasikan kemajuan dalam hubungan bilateral.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut