Donald Trump Resmi Ganti Istilah AI Jadi Super Intelligence
"Saya tidak akan menghambat pertumbuhan sesuatu yang akan lebih besar daripada Revolusi Industri," ujar Trump.
Pernyataan Trump tersebut kemudian diikuti langkah di lingkungan pemerintah AS.
Biro Urusan Organisasi Internasional Departemen Luar Negeri AS menginstruksikan para diplomatnya untuk mengganti seluruh penyebutan Artificial Intelligence menjadi Super Intelligence dalam dokumen, posisi resmi, pernyataan, maupun materi pers.
Istilah baru tersebut akan disingkat menjadi SI.
Instruksi itu disampaikan melalui email internal yang dikirim Michael Drager, Wakil Asisten Menteri Luar Negeri untuk Biro Urusan Organisasi Internasional. Email tersebut berjudul 'Change in Nomenclature AI to SI' dan diperoleh Associated Press.
Biro tersebut bertanggung jawab terhadap misi diplomatik AS pada berbagai badan PBB dan organisasi multilateral di dunia.
Belum diketahui apakah instruksi serupa akan diterapkan oleh seluruh biro di Departemen Luar Negeri maupun lembaga pemerintah AS lainnya.