Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sudah Paham Akal-akalan Netanyahu, Ingin AS Terus Perang Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Efek Perang Gaza, Semakin Banyak Warga AS Benci Israel

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:01:00 WIB
Efek Perang Gaza, Semakin Banyak Warga AS Benci Israel
Perang Gaza disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan opini publik di Amerika Serikat terhadap Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Temuan serupa diungkap jajak pendapat AP-NORC yang juga dirilis bulan ini. Survei itu menunjukkan dukungan warga AS terhadap Israel terus berkurang, dengan kritik terbesar datang dari pemilih Partai Demokrat yang menyoroti tindakan Israel dalam perang di Gaza.

Sebanyak 40 persen responden menilai AS terlalu mendukung Israel dalam konflik dengan Palestina. Angka tersebut meningkat dibandingkan 37 persen pada Januari 2024 dan 27 persen pada Agustus 2023, sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober.

Di kalangan pemilih Demokrat, 58 persen berpendapat AS terlalu mendukung Israel, naik dari 45 persen dalam survei dua tahun sebelumnya. Sementara itu, di kalangan pemilih Republik, angkanya naik tipis menjadi 27 persen dari sebelumnya 25 persen.

Dukungan terhadap Israel juga mulai melemah di kalangan pemilih muda Partai Republik. Perubahan ini memunculkan pertanyaan mengenai apakah dukungan kuat Partai Republik terhadap Israel akan tetap bertahan di masa mendatang.

Penurunan dukungan tersebut terjadi setelah kampanye militer Israel di Gaza serta perselisihan antara Netanyahu dan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait upaya mengakhiri perang dengan Iran.

Selain itu, survei Pew pada April menemukan empat dari 10 pemilih Partai Republik memandang Israel secara negatif. Hasil serupa juga terlihat dalam survei Universitas Quinnipiac yang dirilis pada Juni, yang menunjukkan satu dari lima pemilih Republik menilai AS terlalu mendukung Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut