Eks Tentara AS Mualaf Dituduh Rencanakan Serangan Bom di Los Angeles
LOS ANGELES, iNews.id - Seorang veteran militer Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) ditangkap polisi karena merencanakan serangan masif dekat Kota Los Angeles. Aksi itu dilakukan sebagai balasan atas serangan terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru pada 15 Maret 2019.
Pria bernama Mark Steven Domingo (26) yang pernah ditugaskan dalam perang Afghanistan itu mengaku sudah memeluk Islam.
Dia ditangkap pada Jumat pekan lalu dan terancam dijerat dengan UU Federal karena berencana meledakkan bahan peledak rakitan saat demonstrasi kelompok nasionalis kulit putih di Long Beach pada akhir pekan.
Domingo ditangkap dengan cara dijebak oleh agen intelijen yang menyamar. Dia menerima bahan peladak yang dilengkapi dengan paku dari agen tersebut.
Menurut dokumen pengadilan, sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (30/4/2019), Domingo pernah menyatakan dukungannya kepada agen FBI yang menyamar itu untuk melakukan pembalasan atas serangan terhadap muslim.