Eks Tentara AS Mualaf Dituduh Rencanakan Serangan Bom di Los Angeles
Ada beberapa target yang disasarnya, di antaranya penganut Yahudi, gereja, dan polisi, namun Domingo memutuskan meledakkan bom rakitan di acara demonstrasi di Long Beach, namun digagalkan.
"Investigasi ini berhasil mengacaukan ancaman yang sangat nyata yang ditimbulkan oleh seorang prajurit tempur terlatih yang berulang kali menyatakan bahwa dia ingin menyebabkan jumlah korban maksimum," kata Jaksa Nick Hanna.
Pria yang bertugas di Afghanistan pada September 2012 hingga Januari 2013 itu menyampaikan pesan di sebuah grup online pada awal Maret, aksinya mengacu pada penembakan massal di Las Vegas tahun 2017 yang menewaskan 58 orang.
"Amerika membutuhkan Vegas lainnya, yang akan memberi mereka ketakutan yang dengan senang hati akan disebar ke seluruh dunia," katanya.
Bom itu dilengkapi ratusan paku dengan panjang 7 cm untuk digunakan sebagai pecahan dalam bahan peledak.
Domingo dituduh menyediakan dan berusaha memberikan dukungan materi kepada teroris dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Editor: Anton Suhartono