Elon Musk Bikin Kesal Zelensky gegara Usulan Berdamai dengan Rusia

Anton Suhartono ยท Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:52:00 WIB
Elon Musk Bikin Kesal Zelensky gegara Usulan Berdamai dengan Rusia
Volodymyr Zelensky merespons usulan Elon Musk agar Ukraina berdamai dengan Rusia melalui polling di Twitter (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merespons bos Tesla Elon Musk soal usulan berdamai dengan Rusia. Musk meminta Ukraina untuk memberikan kelonggaran kepada Rusia terkait hasil referendum di empat wilayah.

Hasil referendum di Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia menunjukkan mayoritas penduduk ingin bergabung dengan Rusia. Presiden Vladimir Putin merepsons dengan mengakui keempat wilayah itu.

Musk menyarankan agar Rusia menggelar referendum ulang di empat wilayah Ukraina yang dicaplok. Kali ini referendum harus melibatkan PBB agar hasil akhirnya lebih meyakinkan.

"Ini sangat mungkin membuahkan hasil yang nyata pada akhirnya," kata Musk, dalam cuitan.

Musk pun membuat polling. Pada awalnya hasil polling menujukkan 60 persen responden mendukung, namun dalam waktu cepat hasil akhirnya lebih banyak yang menentang. 

Dia lalu menilai hasil akhir itu tak mewakili data sesungguhnya. Menurut dia perubahan cepat dalam hasil polling akibat dari serangan bot.

Sementara itu Zelensky menyindir dengan kembali menggelar polling di Twitter, Selasa (4/10/2022). Dia mengajukan pertanyaan kepada para follower soal Musk.

"Elon Musk mana yang lebih Anda sukai, 1. Yang mendukung Ukraina atau 2. Yang mendukung Rusia"

Tentu saja sebagian besar memilih yang pertama. Bersarkan data hingga Selasa siang, 80,9 persen memilih mendukung Ukraina.

Usulan Musk juga dibanjiri kritikan dari netizen serta para pejabat Ukraina, namun dia tetap teguh pada pendirian.

Musk menyoroti soal mobilisasi militer sebagian yang dilakukan Putin. Dia yakin Rusia akan melakukan mobilisasi penuh jika terjadi gejolak di Krimea, wilayah Ukraina yang lebih dulu dicaplok Rusia pada 2014.  Jika ini terjadi maka akan jatuh banyak korban dari kedua pihak.

"Rusia memiliki populasi tiga kali lipat daripada Ukraina, jadi Ukraina tak mungkin mendapat kemenangan jika terjadi perang total. Jika Anda peduli kepada rakyat Ukraina, upayakan perdamaian," kata Musk.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda