Erdogan Bertekad Ungkap Pembunuhan Khashoggi, Sebut Pelaku Lolos dari Jerat Hukum
"Mungkin yang lebih berbahaya adalah impunitas yang tampaknya dinikmati oleh sebagian pembunuh di Saudi," ujarnya, seraya menambahkan, hampir tidak ada transparansi dalam proses pengadilan terhadap para pelaku.
Turki, lanjut dia, memang tetap menganggap Arab Saudi sebagai teman dan sekutu, namun dia menegaskan bukan berarti akan terus diam.
"Tim beranggotakan 15 orang yang membunuh Khashoggi di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul dan memutilasi tubuhnya merupakan bagian dari kepentingan negara bayangan di dalam pemerintahan Kerajaan," kata Erdogan.
Sebelumnya dalam wawancara di program CBC, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) mengakui bertanggung jawab atas pembunuhan sadis terhadap Khashoggi. Dia menjelaskan intelijen berada di bawah penanganannya sebagai kepala pemerintahan. Namun MBS membantah tuduhan dia mengetahui pembunuhan itu.
"Ini adalah kejahatan keji," kata MBS, saat wawancara dalamn acara '60 Menit' CBS.