Fakta Angka Pelaksanaan Haji 2019, dari Penerbangan sampai Akomodasi

Anton Suhartono ยท Jumat, 09 Agustus 2019 - 19:50 WIB
Fakta Angka Pelaksanaan Haji 2019, dari Penerbangan sampai Akomodasi

Jamaah calon haji melaksanakan ibadah di sekitar Kakbah pada Jumat (9/8/2019) (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pelaksanaan haji 2019 dimulai, Jumat (9/8/2019). Usai pelaksanaan Salat Jumat di Masjidil Haram, lebih dari 2,5 juta jamaah calon haji dari seluruh dunia mulai bergerak ke Mina.

Jamaah akan melaksanakan puncak ibadah haji yakni Wukuf di Arafah mulai Sabtu siang hingga malam.

Tahun ini jumlah jamaah yang mengikuti haji meningkat dibandingkan pada 2018. Ini sejalan dengan rencana Pemerintah Arab Saudi yang secara perlahan meningkatkan jumlah jamaah umroh dan haji menjadi 30 juta per tahun mulai 2030.

Dengan meningkatnya jumlah jamaah, pemerintah Saudi mengimbangi dengan memperkuat pelayanan dan keamanan, serta fasilitas.

Berikut data angka pelaksanaan haji 2019, sebagaimana dikutip dari AFP:

1. Diikuti lebih dari 2,5 juta jamaah

Jumlah jamaah tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan pada 2018. Ini sebagai dampak dari berbagai perbaikan yang dilakukan otoritas haji Saudi sehingga tempat-tempat pelaksanaan haji bisa menampung lebih banyak orang.

Menurut media Saudi, pada 2018 jumlaah jamaah mencapai 2,37 juta orang dan pada 2016 sebanyak 1,86 juta. Data yang sangat kontras bila dibandingkan pada 1941 di mana saat itu jamaah hanya sekitar 24.000 muslim.

Sekitar 96 juta jamaah telah melakukan ibadah haji selama 50 tahun terakhir.

2. 3.000 penerbangan angkut jamaah

Untuk membawa jamaah dari penjuru dunia, ada sekitar 3.000 penerbangan internasional yang tiba di beberapa bandara Saudi. Sekitar 25.000 bus juga disiagakan untuk mengangkut jamaah di Makkah.

3. Puluhan ribu petugas jaga keamanan jamaah

Puluhan ribu personel keamanan, termasuk lebih dari 17.000 petugas pertahanan sipil, dikerahkan melindungi jamaah. Ribuan kamera keamanan telah dipasang di sepanjang rute ziarah.

4. Ratusan rumah sakit dan klinik disiagakan

Di Makkah ada 25 rumah sakit besar dan 156 klinik atau pusat kesehatan yang disiagakan untuk membantu jamaah yang memiliki masalah dengan kondisi fisik.

Kementerian haji mengungkap, dari sisi SDM, ada 30.000 dokter dan petugas medis siap melayani jamaah.

5. 5.400 zona wifi

Lebih dari 13.000 menara telekomunikasi dan 5.400 zona wifi disiapkan untuk membantu jamaah dalam bekomunikasi dengan kampung halaman maupun sesama mereka.

6. 4.000 petugas kebersihan

Bagian penting lainnya adalah kebersihan. Pemerintah menyiagakan 4.000 petugas yang dilengkapi dengan 400 mesin, untuk membersihkan Masjidil Haram.

7. 1 juta hewan untuk dam dan kurban

Otoritas juga menyiapkan lebih dari 1 juta onta, domba, dan lainnya untuk membayar denda atau dam serta kurban.

8. 350.000 tenda ber-AC dan Ribuan Hotel

Sekitar 350.000 tenda ber-AC disiapkan untuk menampung jamaah. Seorang pejabat Saudi mengungkap, lebih dari 5.600 hotel dan apartemen di Makkah dan Madinah disiapkan dengan kapasitas 2,7 juta orang.

Editor : Anton Suhartono