Gaza Dibombardir Jet Tempur Israel, Puluhan Orang Luka-luka
Ashraf al-Qedra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan kepada para wartawan bahwa pada hari ini ketegangan muncul di Gaza, satu orang tewas dan 155 lainnya terluka, yang tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis.
Sementara itu, 65 orang lainnya terkena gas air mata dan peluru karet, tambahnya. Ketegangan antara Israel dan Palestina memuncak pada Jumat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu, 6 Desember menyatakan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Sebelumnya diberitakan, Aksi demonstrasi besar-besaran menentang rencana Amerika Serikat (AS) memindahkan kantor kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem memakan korban jiwa. Seorang warga Palestina tewas ditembak tentara Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza, Jumat (8/12/2017).
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa Mahmoud al-Masri, 30, tewas di Khan Yunis, selatan Gaza, dalam bentrok dengan aparat Israel. Mahmoud menjadi korban tewas pertama dalam aksi demonstrasi menentang kebijakan AS. Di sisi lain Israel mengakui telah menembak dua orang yang mereka anggap provokator dalam 'kerusuhan penuh kekerasan’ tersebut.
Editor: Kastolani Marzuki