Geger! Butik Hermes di Marseille Dijarah, Kerusuhan Prancis Memanas
Kerusuhan juga berdampak pada fasilitas publik. Balai Kota Marseille sempat dimasuki sejumlah orang yang merusak bagian dalam gedung. Aparat kemudian dikerahkan untuk mengendalikan situasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Kerusuhan di Marseille berlangsung di tengah demonstrasi nasional di Prancis pada 17 Oktober 2026. Aksi tersebut berkaitan dengan meningkatnya biaya hidup, persoalan daya beli, serta tuntutan terhadap layanan publik dan kondisi pendidikan.
Menurut laporan Reuters, demonstrasi berlangsung di berbagai kota di Prancis. Sebagian besar peserta mengikuti aksi secara damai, tetapi kelompok tertentu terlibat dalam kekerasan, pembakaran, penjarahan, dan serangan terhadap aparat maupun bangunan publik.
Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana demonstrasi yang membawa tuntutan sosial dapat diwarnai tindakan kriminal yang berdampak pada masyarakat dan pelaku usaha. Di Marseille, penjarahan tidak hanya menyasar toko mewah, tetapi juga berbagai usaha kecil dan menengah yang berada di kawasan pusat perdagangan.
Pemerintah Prancis menghadapi tekanan untuk memulihkan ketertiban sekaligus merespons persoalan sosial dan ekonomi yang menjadi latar belakang aksi tersebut. Sementara itu, para pemilik usaha harus menghadapi dampak kerusakan dan kehilangan barang dagangan akibat penjarahan.
Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan terperinci mengenai total kerugian yang dialami butik Hermès di Marseille. Belum dapat dipastikan pula apakah butik tersebut mengalami kerusakan struktural berat atau hanya kerusakan pada bagian toko dan etalasenya.
Editor: Muhammad Sukardi