Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Geger! Jurnalis Ini Tak Sengaja Dimasukkan Grup Obrolan Para Menteri AS Bahas Serangan ke Yaman

Selasa, 25 Maret 2025 - 06:51:00 WIB
Geger! Jurnalis Ini Tak Sengaja Dimasukkan Grup Obrolan Para Menteri AS Bahas Serangan ke Yaman
Penasihat Keamanan Nasional AS salah memasukkan orang ke grup obrolan para menteri membahas serangan ke Yaman (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah mendapat penjelasan, Trump justru balik menuduh orang yang mengungkap cerita tersebut telah melakukan upaya untuk mengganggu operasi militer AS di Yaman.

"Itu tidak mungkin efektif (upaya mengganggu) karena serangan itu sangat efektif. Saya hanya bisa bisa beri tahu Anda seperti itu. Saya tidak tahu apa-apa tentang itu. Anda yang pertama kali memberi tahu saya tentang itu," tuturnya.

Para politisi Partai Demokrat menyerukan penyelidikan atas kejadian itu. Salah satunya Senator Chris Coons yang mendesak Kongres menggelar sidang serta menuntut pertanggungjawaban.

“Laporan Jeffrey Goldberg di The Atlantic menyerukan penyelidikan yang cepat dan menyeluruh,” kata Coons.

Menurut dia, penasihat senior Trump telah menggunakan aplikasi non-pemerintah yang tidak aman untuk membahas dan menyampaikan rencana perang yang detail. Tindakan itu merupakan pelanggaran terhadap standar informasi rahasia yang bisa membahayakan personel militer AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut