Gelar Pernikahan Dihadiri Ribuan Tamu saat Pandemi, Rumah Ibadah Didenda Rp212 Juta

Ahmad Islamy Jamil ยท Rabu, 25 November 2020 - 07:38:00 WIB
Gelar Pernikahan Dihadiri Ribuan Tamu saat Pandemi, Rumah Ibadah Didenda Rp212 Juta
Sinagoge Yetev Lev di Williamsburg, Brooklyn, New York. (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id – Sebuah sinagoge Yahudi Ortodoks di New York, AS, kedapatan menggelar acara pernikahan yang dihadiri ribuan orang di dalam satu ruangan secara diam-diam di tengah pandemi Covid. Akibatnya, rumah ibadah itu didenda oleh otoritas setempat sebesar 15.000 dolar AS (Rp212 juta).

Acara semacam itu melanggar pembatasan virus corona yang diberlakukan pemerintah. Wali Kota New York, Bill de Blasio menuturkan, tempat ibadah kaum Yahudi Hasidim itu menggelar acara pernikahan tersebut pada 8 November lalu dan tanpa sepengetahuan pejabat kota.

“Tampaknya ada upaya yang sangat disengaja untuk menyembunyikan apa yang sedang terjadi. Dan itulah yang membuatnya semakin tidak bisa diterima,” kata de Blasio, dikutip AFP, Rabu (25/11/2020) WIB.

Ini adalah contoh terbaru dari ketegangan antara pejabat pemerintah dan komunitas Yahudi Ortodoks terkait penerapan tindakan jarak sosial yang diterapkan untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Bulan lalu, sebuah daerah di Brooklyn, New York, dilanda aksi unjuk rasa warga yang marah atas tindakan otoritas lokal yang memberlakukan pembatasan Covid di tempat-tempat ibadah dan menutup unit-unti bisnis yang dianggap tidak penting. Padahal, kebijakan pembatasan itu sejatinya bertujuan untuk menangkal gelombang kedua virus corona.

Para pemimpin kota dan negara bagian di Amerika Serikat menyatakan, langkah-langkah itu diperlukan untuk membendung lonjakan infeksi, yang bertepatan dengan berkumpulnya orang-orang Yahudi Ortodoks dalam jumlah besar untuk merayakan hari-hari suci yang mereka anggap penting.

Editor : Ahmad Islamy Jamil