Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gencatan Senjata 60 Hari dengan AS Berakhir, Ini Komentar Iran
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Gencatan senjataAmerika Serikat (AS)-Iran selama 60 hari berakhir pada Senin (17/8/2026). Berakhirnya batas waktu tersebut memunculkan kekhawatiran konflik kedua negara kembali memanas setelah belum ada kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

AS dan Iran sebelumnya meneken nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata pada 17 Juni 2026 sebagai upaya membuka jalan menuju perundingan lanjutan. Namun, proses diplomasi berjalan alot karena kedua pihak masih berselisih mengenai sejumlah isu utama, termasuk keamanan dan akses pelayaran di Selat Hormuz.

Meski tenggat waktu 60 hari telah berakhir, kondisi tersebut belum langsung memicu deklarasi perang baru. Namun, situasi tetap tegang karena tidak ada kesepakatan final yang mampu menghentikan konflik secara permanen.

Salah satu persoalan terbesar dalam konflik AS-Iran adalah pembukaan kembali Selat Hormuz. Jalur strategis tersebut menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia dan memiliki peran penting bagi pasokan minyak global.

Hingga kini, perundingan terkait akses pelayaran di kawasan tersebut masih belum menemukan titik temu. Iran dan AS tetap berada dalam posisi saling menekan melalui kepentingan ekonomi dan politik masing-masing.

Blokade Selat Hormuz turut berdampak terhadap pasar energi dunia. Ketidakpastian mengenai kelanjutan konflik membuat harga minyak kembali bergerak naik.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS pada Selasa (18/8/2026) naik 0,46 persen menjadi 84,96 dolar AS per barel. Sementara harga minyak mentah Brent naik 0,3 persen menjadi 91,17 dolar AS per barel.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut