Guinness World Records Tangguhkan Gelar Bobi sebagai Anjing Tertua di Dunia, Ini Alasannya
Tak hanya itu, dokter hewan di Lisabon, Portugal, Miguel Figuereido, juga pernah mengugkapkan keraguan atas usia Bobi yang sebenarnya. “Dia (Bobi) tidak terlihat seperti anjing yang sangat tua… dengan masalah mobilitas… atau dengan massa otot seperti anjing tua,” kata Figuereido kepada AFP, tahun lalu.
Guinness World Records mengatakan, penangguhan gelar rekor dunia yang telah disematkan kepada Bobi tersebut hanya bersifat sementara.
Menurut cerita pemilik Bobi, Leonel Costa, hewan piaraannya itu lahir pada 11 Mei 1992. Pada waktu itu, Bobi dan tiga anak anjing lainnya keluar dari rahim induk mereka di gudang kayu milik keluarga Costa di Desa Conqueiros, Portugal Tengah.
Karena keluarga tersebut sudah memiliki begitu banyak hewan, orang tua Costa memutuskan untuk membuang anak-anak anjing yang baru lahir tersebut. Pada waktu itu, Costa masih berusia delapan tahun.
Namun, keluarga itu tanpa sadar meninggalkan seekor anak anjing—yang akhirnya diberi nama Bobi. Costa dan saudara perempuannya lalu membujuk orang tua mereka agar anak anjing yang satu itu dipelihara saja.
Costa mengaitkan umur panjang Bobi dengan ketenangan hidup di pedesaan dan pola makannya yang bervariasi. Binatang berbulu itu tidak pernah dirantai atau diikat dan biasa berkeliaran di hutan di sekitar desa sebelum. Setelah dia terlalu tua, Bobi tak lagi banyak bergerak dan menghabiskan hari-harinya bermalas-malasan di halaman bersama kucing-kucing keluarga.
Editor: Ahmad Islamy Jamil