Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! WHO Ungkap Wabah Mematikan Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Penumpang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Selasa, 05 Mei 2026 - 09:08:00 WIB
Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?
Achmad Nur Hidayat (Foto: Dok Pribadi)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam ekonomi pariwisata modern, kapal pesiar menjual pengalaman bebas cemas. Namun kesehatan publik mengajarkan satu hal sederhana: Tidak ada ruang mobilitas global yang benar benar steril dari risiko biologis. MV Hondius sendiri adalah kapal ekspedisi polar modern yang dirancang untuk pelayaran ekstrem. Oceanwide Expeditions menyebut Hondius sebagai kapal Polar Class 6 yang dibangun untuk ekspedisi kawasan kutub.

Justru karena jenis perjalanannya adalah ekspedisi, bukan sekadar wisata kota, kemungkinan paparan lingkungan menjadi lebih luas. Penumpang dapat turun di lokasi alam, menyentuh tanah, memasuki bangunan lama, atau berada dekat habitat satwa liar dan rodensia. Investigasi tentu perlu membedakan apakah paparan terjadi di kapal, saat persinggahan, atau sebelum naik kapal, mengingat masa inkubasi hantavirus dapat berlangsung beberapa minggu.

Bagi pembuat kebijakan, ini adalah pelajaran penting. Risiko kesehatan tidak hanya berada di rumah sakit. Ia ada di rantai pasok makanan, sanitasi pelabuhan, prosedur pembersihan gudang, standar pengendalian tikus, sistem deteksi dini gejala, dan protokol komunikasi krisis. Dalam bahasa ekonomi kebijakan publik, biaya pencegahan sering tampak mahal sebelum krisis, tetapi menjadi sangat murah setelah krisis terjadi. 

Mengapa Feses dan Urine Tikus Bisa Berbahaya?

Analogi paling mudah adalah debu di gudang lama. Jika gudang itu pernah menjadi tempat tikus, kotoran yang mengering bisa bercampur dengan debu. Ketika seseorang menyapu kering, membuka kotak lama, atau membersihkan ruang tertutup tanpa pelindung, partikel halus dapat beterbangan dan terhirup. Pada kondisi seperti itulah hantavirus bisa masuk ke tubuh manusia. Bukan karena seseorang berdiri di samping pasien, melainkan karena seseorang memasuki lingkungan yang tercemar. 

Karena itu, pesan publiknya harus tepat. Jangan menstigma pasien. Jangan menghindari orang yang pernah berada di kapal seolah mereka pasti membawa ancaman bagi orang lain. Fokus semestinya pada riwayat paparan lingkungan dan gejala. Apakah ada kontak dengan area yang mungkin terdapat tikus? Apakah ada pembersihan ruang tertutup yang berdebu? Apakah muncul demam, nyeri otot, lemas, gangguan pernapasan, atau gejala berat setelah perjalanan?

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut