Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Dunia Anjlok 16 Persen dalam Sepekan, Konflik AS-Iran Masih Jadi Sorotan

Sabtu, 07 November 2026 - 07:15:00 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 16 Persen dalam Sepekan, Konflik AS-Iran Masih Jadi Sorotan
Harga minyak dunia mencatat penurunan tajam sepanjang pekan ini, dengan Brent turun lebih dari 16 persen dan WTI terkoreksi hampir 13 persen. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

McNally menilai perbedaan sikap antara Washington dan Teheran menjadi salah satu faktor yang dapat memicu eskalasi. Presiden AS Donald Trump disebut bertekad mencegah Iran memiliki senjata nuklir, sedangkan pemerintah Iran dinilai belum bersedia melepaskan kemampuan nuklirnya.

“Presiden Donald Trump bertekad, sebagai bagian dari warisannya, hampir dengan segala cara, untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan membuat mereka melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata McNally dilansir dari CNBC.

“Di sisi lain, rezim Iran tidak bersedia melakukannya. Selama perbedaan mendasar dalam ruang negosiasi tersebut belum teratasi, dinamika eskalasi akan tetap berlangsung,” tuturnya.

Kekhawatiran pasar juga muncul setelah Iran melaporkan tiga serangan tambahan terhadap kapal tanker minyak di Selat Hormuz pada Kamis. Menurut data UK Maritime Trade Operations (UKMTO), serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut masih berlangsung dengan frekuensi mendekati rekor tertinggi.

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan energi dunia. Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan ini berpotensi menghambat distribusi minyak dari Timur Tengah.

Di tengah meningkatnya risiko keamanan, peluang penyelesaian melalui jalur diplomasi juga masih terbuka. Reuters melaporkan Iran telah mengirimkan proposal terkait program nuklir kepada Washington melalui Qatar, mengutip seorang pejabat senior Iran.

Perkembangan tersebut memberikan harapan bagi pasar bahwa ketegangan kedua negara masih dapat diredakan melalui perundingan.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut