Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina
Harga minyak diperkirakan tetap berfluktuasi dalam waktu dekat selama konflik AS-Iran berlanjut. Selain itu, dampak Badai Isaias terhadap produsen energi AS juga berpotensi mengganggu pasokan.
UOB menyatakan tekanan kenaikan harga minyak dapat berlanjut setelah Badai Isaias menguat menjadi badai Kategori 3 dengan kecepatan angin mencapai 120 mil per jam saat mendekati pesisir Teluk AS. Kondisi tersebut memaksa sejumlah produsen energi mengurangi produksi lepas pantai.
"Tekanan terhadap harga minyak dapat tetap mengarah pada kenaikan karena Badai Isaias menguat menjadi Kategori 3 dengan kecepatan angin 120 mil per jam saat mendekati pesisir Teluk AS, sehingga produsen energi harus mengurangi produksi lepas pantai," tulis UOB dalam catatannya pada Senin.
UOB juga menyoroti serangan rudal Houthi terhadap Bandara Riyadh di Arab Saudi pada Sabtu. Menurut catatan tersebut, serangan itu menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang, sehingga meningkatkan premi risiko di pasar minyak akibat ketegangan Timur Tengah.
Editor: Aditya Pratama