Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat
Pada saat yang sama, Teheran masih membatasi sebagian besar lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang biasanya dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak mentah dan gas alam cair dunia. Di sisi lain, Washington juga menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Sementara itu, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan, lalu lintas kapal di kawasan Teluk serta ekspor minyak melalui Selat Hormuz mulai meningkat meski Washington dan Teheran masih kesulitan mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.
Dari sisi pasokan, persediaan minyak mentah AS turun pada pekan lalu untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut. Informasi tersebut berasal dari sumber pasar yang mengutip data American Petroleum Institute (API) yang dirilis Selasa. Selain itu, stok bensin AS juga mengalami penurunan.
Menurut salah satu sumber, persediaan minyak mentah AS berkurang 9,12 juta barel pada pekan yang berakhir 5 Juni. Sementara, persediaan bensin turun 1,19 juta barel.
Selama konflik berlangsung, Amerika Serikat berperan sebagai pemasok tambahan minyak mentah dan produk energi ke pasar global dengan meningkatkan ekspor ke Asia dan Eropa.
Penurunan persediaan minyak di AS berpotensi mengurangi volume ekspor, yang pada akhirnya dapat mendorong harga minyak dunia bergerak lebih tinggi.
Editor: Aditya Pratama