Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk
Advertisement . Scroll to see content

Hari Valentine yang Sunyi di China: Ketika Perasaan Cinta Terhalang Virus Korona

Jumat, 14 Februari 2020 - 14:31:00 WIB
Hari Valentine yang Sunyi di China: Ketika Perasaan Cinta Terhalang Virus Korona
Pasangan China berjalan di sepanjang jalan di Hari Valentine di Beijing pada Februari 2017. (FOTO: NICOLAS ASFOURI / AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Dia benar-benar khawatir," kata Miao, kepada AFP.

"Pada akhirnya, saya hanya melihatnya pada hari pertama."

Bagi Shaw Wan (28), yang bekerja di proyek film dokumenter pendek di Beijing, wabah memisahkan dirinya dan pacarnya -yang berada di Taiwan- entah sampai kapan.

"Saya juga tidak ingin dia kembali (ke China) -bagaimana jika dia terinfeksi dalam perjalanan kembali (ke Taiwan)?" katanya, kepada AFP.

Namun, bagi Li di Beijing, terkurung di rumah berarti lebih banyak waktu dengan pacar. Di masa lalu, keduanya sangat sibuk dan hanya bertemu setelah pukul 22.00 pada hari kerja.

Berbeda dengan Miao dan pacarnya, yang berada dalam hubungan jarak jauh; menjadi relawan dalam pekerjaan bantuan di tengah wabah menbuat mereka justru lebih dekat.

Kedua siswa itu membantu warga dan komunitas di Wuhan, wilayah pusat penyebaran virus, dengan tugas-tugas seperti menelepon untuk mengatur transportasi mobil.

"Ada perasaan bekerja sama," katanya, kepada AFP.

"Bahkan jika kita tidak bisa bersama secara fisik, dalam beberapa hal kita bersama."

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut