Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abdul El-Sayed Politikus Muslim Pro-Palestina Menang di Michigan, Kelompok Pro-Israel Terpukul
Advertisement . Scroll to see content

Hasil Penelitian Para Pakar Ungkap Islamofobia Tersebar Luas di Jerman

Jumat, 30 Juni 2023 - 11:20:00 WIB
Hasil Penelitian Para Pakar Ungkap Islamofobia Tersebar Luas di Jerman
Ilustrasi kampanye melawan Islamofobia. (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser, menggambarkan temuan laporan itu sebagai pil pahit. Dia mengungkapkan, di antara sekitar 5,5 juta orang beragama Islam dan berbudaya Muslim yang hidup di Jerman, sebagian besar adalah warga negara Jerman.

“Kehidupan Muslim adalah bagian alami dari Jerman. Kami ingin semua orang dalam masyarakat kami yang beragam memiliki kesempatan dan hak yang sama,” kata Faeser.

Dalam laporannya itu, para ahli UEM memberikan banyak rekomendasi. Pertama, semua orang dan organisasi di Jerman mesti menunjukkan solidaritas. Mereka menyarankan penunjukan komisaris federal untuk memerangi permusuhan terhadap Muslim dan merekomendasikan agar dewan ahli permanen dibentuk untuk mengatasi masalah ini. Mereka juga mengatakan, harus ada lebih banyak investasi dalam membangun dan memperluas lembaga yang mencatat dan mendokumentasikan pengaduan.

Para ahli juga merekomendasikan agar Pemerintah Jerman mengembangkan strategi untuk mempromosikan partisipasi orang-orang dengan referensi identitas Muslim di semua lembaga negara. Selain itu, harus ada pelatihan lebih lanjut untuk para guru, pendidik dan polisi, serta untuk pegawai di lembaga peradilan, administrasi, media dan budaya.

Menurut rekomendasi, sekolah harus diminta untuk mengatasi masalah permusuhan terhadap umat Islam. Konferensi Menteri Kebudayaan mendesak para ahli untuk merevisi kurikulum dan buku teks lintas mata pelajaran untuk menghapus konten anti-Muslim.

UEM juga melihat adanya defisit tentang penerimaan terhadap kebudayaan Islam di bidang seni dan budaya. Analisis komprehensif terhadap penggambaran Islam dalam film-film berbahasa Jerman, misalnya, menunjukkan bahwa hampir 90 persen di antaranya menunjukkan bias negatif.

“Fokusnya adalah pada cerita tentang serangan teroris, radikalisasi, perang dan penindasan perempuan, mempersempit jangkauan sinematik tema Islam menjadi beberapa konflik dan topik krisis,” kata laporan itu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut