Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun
Secara global, total kekayaan miliarder juga tumbuh lebih cepat dibandingkan jumlah miliardernya. Sebanyak 29 orang dengan kekayaan lebih dari 50 miliar dolar AS atau setara Rp899,32 triliun, atau 27,2 persen dari total kekayaan miliarder pada 2025, naik dari 7,2 persen pada 2017.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan kekayaan semakin terkonsentrasi pada segelintir individu dengan kepemilikan aset dalam jumlah sangat besar.
Meski jumlah miliardernya turun, posisi Hong Kong sebagai pusat kekayaan tetap kuat. Data Altrata menunjukkan kota tersebut masih memiliki basis kekayaan agregat yang besar, meskipun pertumbuhan jumlah miliardernya tertinggal dibandingkan sejumlah pusat kekayaan lainnya.
Altrata menentukan lokasi miliarder berdasarkan alamat utama bisnis. Basis datanya mencakup perusahaan terbuka dan tertutup serta aset investasi lainnya.
Ke depan, perkembangan Hong Kong akan bergantung pada apakah jumlah miliardernya kembali meningkat dan sumber pertumbuhan tersebut. Pemulihan dapat berasal dari kenaikan valuasi perusahaan yang sudah ada, lahirnya kekayaan baru dari pengusaha atau perubahan lokasi bisnis.
Editor: Aditya Pratama