Hujan Es Sebesar Genggaman Tangan di Arab Saudi, 7 Orang Meninggal

Anton Suhartono ยท Sabtu, 02 November 2019 - 16:03 WIB
Hujan Es Sebesar Genggaman Tangan di Arab Saudi, 7 Orang Meninggal

Hujan es sebesar genggaman tangan manusia terjadi di Haft Al Baten, Arab Saudi, menewaskan 7 orang (Foto: Instagram)

RIYADH, iNews.id - Hujan es dalam bongkahan cukup besar terjadi di sebuah kota Arab Saudi pada pekan ini menelan korban jiwa. Tujuh orang meninggal dan 11 lainnya mengalami luka.

Surat kabar Al Riyadh, sebagaimana dilaporkan kembali KT, mengungkap, bongkahan es sebesar genggaman tangan manusia terjadi di Kota Haft Al Baten selama beberapa hari.

Baca Juga: Dahsyatnya Hujan Es di Arab Saudi, Puluhan Orang Luka

Otoritas setempat  telah menerima 1.176 panggilan telepon yang melaporkan adanya korban akibat hujan es hanya dalam dalam 2 hari.

Beberapa laporan yang diterima di antaranya empat orang terjebak, 16 lainnya harus dievakuasi dari rumah, serta 40 mobil dan tiga rumah rusak berat.

Warga meramaikan media sosial dengan foto-foto bongkahan es yang menghujam dari langit. Di akun Instagram, salah satu warga mengunggah rekaman video menunjukkan bongkahan es berbentuk pipih seukuran genggaman tangan dengan beberapa bagian ujungnya agak tajam.

Baca Juga: Saat Sebagian Wilayah Musim Panas, Kota di Saudi Ini malah Hujan Es

Dia juga menunjukkan kaca depan mobilnya yang pecah disebabkan terjangan bongkahan es tersebut.

Juru Bicara Direktorat Pertahanan Sipil Wilayah Timur Abdul Hadi bin Al Shahrani mengatakan, sebelumnya Otoritas Umum Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan sudah memperingatkan adanya hujan deras disertau batu es di Haft Al Baten.

Dia juga memperingatkan kepada pengguna jalan bahwa hujan es ini menyebabkan gangguan lalu lintas. Bongkahan es bisa memecahkan kaca mobil sehingga warga diminta tak berada di jalanan saat hujan.

Al Shahrani menambahkan, warga harus mematuhi anjuran yang diberikan pihak terkait untuk menghindari jatuhnya korban selama cuaca buruk.

Dia juga meminta masyarakat terus memantau informasi dari sumber media resmi untuk mendapatkan informasi yang akurat.


Editor : Anton Suhartono