Ilmuwan Australia: Laut di Dunia Dicemari 14 Juta Ton Mikroplastik

Ahmad Islamy Jamil ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 13:56:00 WIB
Ilmuwan Australia: Laut di Dunia Dicemari 14 Juta Ton Mikroplastik
Plastik di dasar laut. (Foto: Dok.)

SYDNEY, iNews.idDasar laut dunia telah dicemari dengan sekitar 14 juta ton mikroplastik. Polutan itu terurai dari massa sampah yang masuk ke lautan setiap tahun, menurut Organisasi Riset Ilmiah dan Industri Persemakmuran Australia (CSIRO).

Badan sains asal negeri kanguru itu mengungkapkan, jumlah polutan berukuran kecil tersebut 25 kali lebih besar dari yang ditunjukkan penelitian di Australia sebelumnya. Angka tersebut diklaim menjadi perkiraan yang pertama terkait jumlah mikroplastik dasar laut secara global.

Para peneliti di CSIRO menggunakan kapal selam robotik untuk mengumpulkan sampel dari dasar laut sedalam 3.000 meter di lepas perairan Australia Selatan.

“Penelitian kami menemukan bahwa laut dalam adalah tempat pembuangan mikroplastik. Kami terkejut melihat beban mikroplastik yang tinggi, bahkan di lokasi yang terpencil,” ujar ilmuwan peneliti utama dalam riset tersebut, Denise Hardesty, dikutip AFP, Rabu (7/10/2020).

Hasil penelitian itu telah diterbitkan dalam jurnal peer-review (yang ditinjau oleh sejawat) Frontiers in Marine Science. Para ilmuwan yang terlibat dalam riset tersebut mengatakan, daerah dengan lebih banyak sampah yang mengapung umumnya memiliki lebih banyak fragmen mikroplastik di dasar laut.

“Polusi plastik yang berakhir di laut memburuk dan rusak, berakhir sebagai mikroplastik. Hasilnya menunjukkan, mikroplastik memang tenggelam ke dasar laut,” kata pemimpin riset, Justine Barrett.

Hardesty menyerukan tindakan yang segera untuk menemukan solusi atas polusi plastik di laut. Pasalnya, polutan tersebut sangat memengaruhi ekosistem, satwa liar, dan kesehatan manusia.

“Pemerintah, industri, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk secara signifikan mengurangi jumlah sampah yang kita lihat di sepanjang pantai dan lautan kita,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil