Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Prioritaskan Isu Palestina Sebelum Berakhirnya Masa Keanggotaan DK PBB

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 01:45:00 WIB
Indonesia Prioritaskan Isu Palestina Sebelum Berakhirnya Masa Keanggotaan DK PBB
Indonesia menegaskan komitmennya memperjuangkan nasib bangsa Palestina di forum Dewan Keamanan (DK) PBB. (foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Febrian menerangkan Indonesia juga berkomitmen memberikan satu juta dolar AS ke Badan PBB untuk Pemulihan Palestina (UNRWA), serta komitmen bantuan senilai 500.000 dolar AS (sekitar Rp 7,34 miliar) untuk Palestina, yang diserahkan melalui Palang Merah Internasional (ICRC).

Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kemlu RI Achsanul Habib mengatakan Palestina belum masuk dalam daftar PBB untuk negara-negara yang perlu dibebaskan dari penjajahan.

Oleh karena itu, menurutnya, ada kesulitan bagi komunitas internasional untuk menyatakan dengan lugas bahwa Israel melakukan praktik kolonialisme terhadap bangsa Palestina.

"Dalam daftar itu, masih ada 17 wilayah yang perlu didekolonisasi dan Palestina secara legal belum masuk dalam daftar itu," kata Habib dalam acara temu media yang diadakan Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu RI, Jumat (16/10/2020).

Sejauh ini, Pemerintah Indonesia terus menekankan dukungan bagi kemerdekaan Palestina serta mengecam segala bentuk pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Presiden Joko Widodo, lewat rekaman video yang ditayangkan pada Sidang Umum ke-75 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 23 September 2020, mengatakan, "Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir di Konferensi Bandung tetapi sampai sekarang belum menikmati kemerdekaannya, Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina untuk mendapatkan hak-haknya".

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut