Ini Peran Ilmuwan Palestina Omar M Yaghi hingga Diganjar Hadiah Nobel Kimia 2025
Membangun Struktur Molekuler untuk Selamatkan Bumi
Peran besar Yaghi dalam penghargaan Nobel Kimia 2025 terletak pada karyanya mengembangkan kerangka logam-organik (Metal-Organic Frameworks/MOFs), struktur molekuler tiga dimensi dengan pori-pori mikroskopis yang dapat menangkap, menyimpan, dan memisahkan gas atau bahan kimia tertentu.
Teknologi MOF ini membuka jalan bagi solusi ilmiah terhadap beberapa krisis terbesar dunia, seperti penangkapan karbon dioksida untuk melawan pemanasan global, pemurnian udara dan air, hingga pengumpulan air dari kelembapan atmosfer di wilayah kering.
Komite Nobel menyebut karya mereka sebagai “arsitektur molekuler” yang memiliki potensi besar untuk diaplikasikan secara luas di masa depan.
Karier Gemilang di Dunia Akademik
Setelah menempuh pendidikan di Amerika Serikat, Yaghi meraih gelar PhD bidang kimia dari University of Illinois pada 1990 dan kemudian bekerja di sejumlah universitas ternama, termasuk Harvard, University of Michigan, dan University of California, Berkeley.
Kini, dia menjabat sebagai profesor kimia di UC Berkeley dan memimpin beberapa lembaga penelitian bergengsi seperti Berkeley Global Science Institute, Kavli Energy NanoSciences Institute, dan Bakar Institute of Digital Materials for the Planet.