Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun
Dalam rancangan tersebut, setiap warga atau keluarga yang meninggalkan Gaza akan mendapatkan kepastian mengenai negara tujuan, status hukum, dokumen perjalanan, visa, uang saku perjalanan, hingga tempat tinggal.
Israel juga berencana memberikan berbagai bentuk bantuan kepada warga yang bersedia pindah. Bantuan tersebut antara lain pelatihan keterampilan kerja, bantuan mendapatkan pekerjaan, serta dukungan finansial hingga 24 bulan setelah mereka meninggalkan Gaza.
Ben Gvir bahkan berencana menjadikan skema tersebut sebagai salah satu bahan kampanye dalam pemilu Israel yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Partai Kekuatan Yahudi yang dipimpinnya juga disebut akan menjadikan rencana pemindahan warga Gaza sebagai tuntutan utama kepada partai-partai politik yang ingin bergabung dalam koalisi pemerintahan berikutnya.
Tidak hanya warga Gaza yang akan mendapatkan dukungan finansial. Israel juga disebut akan memberikan bantuan kepada negara maupun entitas yang bersedia terlibat dalam penampungan warga Palestina yang meninggalkan Gaza.
Untuk menjalankan keseluruhan skenario tersebut, pemerintah Israel diperkirakan membutuhkan investasi awal sekitar 10 miliar shekel, atau setara dengan Rp58,6 triliun.
Editor: Anton Suhartono