Iran Bersedia Berunding Soal Nuklir dengan AS tapi Ada Syaratnya

Arif Budiwinarto ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 16:20 WIB
Iran Bersedia Berunding Soal Nuklir dengan AS tapi Ada Syaratnya

Presiden Iran, Hassan Rouhani (foto: AFP)

DUBAI, iNews.id - Iran bersedia melakukan pembicaraan terbuka soal nuklir dengan Amerika Serikat (AS) dengan syarat Washington meminta maaf keluar dari kesepakatan nuklir 2015.

"Kami tidak masalah berunding dengan Amerika Serikat, jika Washington memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan nuklir, memimta maaf, dan memberikan kompensasi kepada Teheran atas penarikan diri kesepakatan nuklir 2015," kata Presiden Iran, Hassan Rouhani, dikutip dari Reuters, Rabu (24/6/2020).

Sejak 2018, hubungan Iran dengan AS memburuk setelah Presiden Donald Trump menarik diri dari pakta nuklir Iran dan enam kekuatan besar lainnya yang disepakati pada 2015.

Langkah AS tersebut berimbas pada sanksi yang melumpuhkan ekonomi Iran. Teheran merespon keluarnya AS dengan cara mengurangi komitmen perjanjiannya secara bertahap, termasuk menolak pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir baru.

"Tapi kami tahu seruan untuk melakukan pembicaraan dengan Teheran hanyalah kebohongan," ujarnya.

Rouhani juga menegaskan Iran tak pernah berusaha menghalangi tugas badan internasional yang ditugasi mengawasi program senjata pemusnah massal. Sebelumnya, PBB mengesahkan resolusi yang isinya mendesak Iran membuka akses ke dua bekas fasilitas nuklir miliknya.

"Iran siap bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di bawah hukum," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto