Iran Minta Bantuan Interpol Tangkap Donald Trump, Begini Komentar AS

Anton Suhartono ยท Senin, 29 Juni 2020 - 21:24 WIB
Iran Minta Bantuan Interpol Tangkap Donald Trump, Begini Komentar AS

Brian Hook (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pembunuhan pemimpin pasukan elite Qasem Soleimani pada 3 Januari lalu. Untuk mewujudkan rencananya, Iran meminta bantuan Interpol.

Selain Trump, Kejaksaan Teheran juga mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada lebih dari 30 orang lainnya terkait kasus yang sama.

Jaksa Teheran Ali Alqasimehr, seperti dikutip dari kantor berita IRNA, mengatakan, Trump dan 30 lainnya dituduh terlibat dalam pembunuhan dan aksi terorisme terkait serangan drone yang terjadi di bandara Baghdad, Irak, itu.

Alqasimehr tidak membeberkan identitas 30 orang lainnya, namun dia mengajukan red notice ke Interpol.

Interpol, yang berkantor pusat di Lyon, Prancis, belum memberikan tanggapan soal permintaan Iran tersebut.

Dalam kasus yang umum, otoritas lokal biasanya menangka seseorang atas permintaan suatu negara. Namun red notice tidak bisa memaksa negara untuk menangkap atau mengekstradisi seseorang, namun masih bisa mencegah yang bersangkutan untuk bepergian.

Sementara itu Interpol, setelah menerima permintaan, akan mengadakan pertemuan komite untuk membahas apakah akan membagikan informasi tersebut kepada negara anggota atau tidak.

Namun Interpol biasanya akan menolak permintaan jika ada muatan politis di baliknya.

Sementara itu perwakilan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, menyebut surat penangkapan tersebut sebagai propaganda.

"Ini merupakan aksi propaganda yang tidak seorang pun menganggapinya dengan serius dan membuat Iran terlihat bodoh," kata Hook, dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir, Senin.

Editor : Anton Suhartono