Iran Tegaskan Siap Perang Setelah Tembak Jatuh Drone AS
"Ini adalah serangan tidak beralasan terhadap aset pengawasan AS di wilayah udara internasional," kata Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS.
"Tidak ada pesawat tanpa awak di wilayah Iran," imbuh dia.
Dia mengonfirmasi drone itu adalah RQ-4A Global Hawk dan memberikan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian real-time atas wilayah laut dan pesisir yang luas.
Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran keliru karena menembak jatuh pesawat AS.
"Saya merasa sulit untuk percaya itu disengaja. Saya pikir itu bisa saja seseorang yang ceroboh dan bodoh," kata Trump.
"Itu langkah yang sangat bodoh, saya bisa memberitahu Anda."
Ditanya apakah AS akan membalas terhadap Iran, Trump mengatakan kepada wartawan; "Anda akan segera mengetahuinya."
Kantor Berita Republik Islam (IRNA) yang dikelola negara menyatakan drone ditembak jatuh ketika memasuki wilayah udara Iran di dekat distrik Kouhmobarak di Provinsi Hormozgan.
Penembakan drone ini adalah konfrontasi terbaru dalam perselisihan antara Iran dan AS, yang bermula dari keputusan Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dengan enam kekuatan dunia.
Editor: Nathania Riris Michico