Iran Terus Teror AS: Kami Akan Tembakkan Rudal-Rudal Baru!
Peringatan Iran muncul setelah Trump pada 19 Agustus mengumumkan operasi ekonomi besar-besaran untuk mengisolasi Iran dari sistem keuangan dan perdagangan global. Trump menyebut operasi tersebut memiliki skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengajak negara-negara lain untuk ikut serta.
Trump juga memperingatkan negara dan perusahaan yang membantu Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat berat.
"Saya juga mengumumkan, negara mana pun yang mengizinkan lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintahnya untuk memberi bantuan apa pun kepada Iran, akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang luar biasa," kata Trump, di akun Truth Social.
Washington juga menargetkan berbagai jalur yang selama ini digunakan Iran untuk mempertahankan aktivitas ekonominya. Praktik penyelundupan minyak, pertukaran keuangan, transfer uang tunai, pendaftaran kapal, hingga penggunaan perusahaan fiktif disebut akan menjadi sasaran operasi tersebut.
Iran menilai kebijakan tersebut bukan sekadar sanksi ekonomi biasa, melainkan bagian dari upaya AS untuk melumpuhkan perekonomian dan perdagangan Iran.
Teheran pun memperingatkan bahwa tekanan ekonomi tersebut tidak akan dibiarkan tanpa balasan. Selain menggunakan instrumen ekonomi dan maritim, Iran mengisyaratkan kesiapan meningkatkan tekanan militer, termasuk melalui rudal-rudal terbaru yang disebut telah menjadi bagian dari responsnya terhadap AS.
Editor: Anton Suhartono