Israel dan Palestina Perang, Putin: Ini Contoh Kegagalan Kebijakan AS di Timur Tengah
MOSKOW, iNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin melihat peningkatan konflik Israel-Palestina saat ini sebagai contoh nyata kegagalan kebijakan AS di kawasan Timur Tengah. Dia pun menilai Washington DC terlalu memaksakan kehendak dalam menyelesaikan konflik tersebut.
“Krisis Ukraina terus berlanjut, dan sayangnya, kita melihat peningkatan tajam dalam situasi di Timur Tengah,” kata Putin dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irak, Muhammad al-Sudani, di Moskow, Selasa (10/10/2023).
“Saya pikir banyak orang akan setuju dengan saya bahwa ini adalah contoh nyata dari kegagalan kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah,” ucapnya seperti dikutip kantor berita Sputnik.
Menurut dia, AS selalu berusaha memonopoli penyelesaian konflik Israel dan Palestina. Sayangnya, Washington DC mengabaikan cara-cara untuk menemukan kompromi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Hampir 800 Warga Palestina Gugur akibat Serangan Membabi Buta Israel di Gaza
“Sebaliknya, (AS) malah mempromosikan ide-idenya sendiri tentang bagaimana hal itu harus dilakukan,” ujar Putin.
Pemimpin Rusia itu menuturkan, Amerika memberikan tekanan pada kedua pihak dalam konflik Israel-Palestina, tanpa mempertimbangkan kepentingan fundamental rakyat Palestina. Karena itu, dia menekankan perlunya melaksanakan keputusan Dewan Keamanan PBB 1967 mengenai pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Tegas! Rusia Dukung Palestina Merdeka dengan Ibu Kota Yerusalem Timur
Kelompok Hamas pada Sabtu (7/10/2023) lalu melancarkan Operasi Banjir al-Aqsa. Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini sebagai respons terhadap penyerbuan Masjid al-Aqsa oleh Israel dan meningkatnya kekerasan pemukim Yahudi di Tepi Barat, akhir-akhir ini.
Ketua Liga Arab Bertolak ke Moskow, Bahas Situasi Gaza dengan Menlu Rusia
Saluran TV Israel melaporkan, jumlah warga Israel yang tewas akibat serangan Hamas pada akhir pekan lalu telah meningkat menjadi 900 orang. Selain itu, sedikitnya 2.600 orang Israel terluka, dan puluhan lainnya ditawan.
Sementara itu, korban jiwa akibat serangan udara Israel di Gaza sejak Sabtu lalu juga terus bertambah. Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan, per hari ini hampir 800 warga Palestina telah gugur. Di luar itu, ada 4.000 orang lainnya terluka akibat serangan Israel di Gaza dalam peridode yang sama.
Editor: Ahmad Islamy Jamil