Israel Diam-Diam Ajukan Proposal Gencatan Senjata ke Hamas
TEL AVIV, iNews.id - Israel dilaporkan mengajukan draf kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza yang baru kepada Hamas, demikian laporan portal berita Amerika Serikat Axios, mengutip dua sumber pejabat pemerintahan Zionis.
Isi kesepakatan itu di antaranya soal pembebasan beberapa sandera Israel serta periode gencatan senjata di Gaza.
Proposal itu telah disepakati oleh pemerintah Israel pada Minggu (2/12/2024) dalam pertemuan yang dihadiri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, beberapa menteri, serta kepala badan keamanan.
Periode gencatan senjata yang diusulkan kepada Hamas adalah 42 hingga 60 hari. Selain itu Israel menuntut Hamas membebaskan semua sandera wanita, pria berusia di atas 50 tahun, dan sandera yang sedang sakit parah.
Mantan Menhan Israel Sebut Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang, Ingin Usir Warga Gaza
Axios melaporkan, draf gencatan senjata itu telah diserahkan melalui perantara Mesir dan diterima oleh pejabat intelijen senior. Pejabat itu lalu menyampaikannya kepada perwakilan Hamas saat melakukan negosiasi pada Senin dan Selasa.
Sejauh ini belum ada pernyataan sikap atau respons dari Hamas mengenai proposal gencatan senjata tersebut.
Penampakan RS Indonesia di Gaza Setelah Digempur Tank Israel, 4 Genset Hancur