Israel Geger! Istri Netanyahu Digugat gara-gara Hina dan Rendahkan ART
Pada Februari 2016, Pengadilan Tenaga Kerja Wilayah Yerusalem memberi kompensasi kepada Naftali sebesar 170.000 shekel dengan alasan bahwa dia mengalami kondisi kerja tidak adil akibat perilaku Sara.
Putusan tersebut dikeluarkan terhadap negara serta pihak-pihak lain dalam gugatan, bukan terhadap Sara secara pribadi.
Dalam kasus lain, staf pemeliharaan, Guy Eliyahu, menerima kompensasi pada 2016 setelah pengadilan mengabulkan sebagian besar gugatannya. Dia bekerja di lingkungan yang penuh rasa takut, teriakan, dan penghinaan.
Menurut Eliyahu, dia terpaksa pulang setelah tengah malam hanya untuk menghangatkan semangkuk sup untuk Sara.
Pada kesempatan lain, dia harus kembali ke rumah untuk mengucapkan "Selamat malam" kepadanya. Eliyahu juga mengatakan terkadang dia terpaksa bekerja hingga 19 jam sehari.
Seorang mantan koki, Eti Haim, mengatakan Sara pernah memukul tangannya karena membuka lemari sebelum mencuci tangan.
Editor: Anton Suhartono