Israel Kirim Ucapan Selamat Hari Nasional ke Arab Saudi, Tanda Bakal Normalisasi Hubungan?

Arif Budiwinarto · Kamis, 24 September 2020 - 07:05:00 WIB
Israel Kirim Ucapan Selamat Hari Nasional ke Arab Saudi, Tanda Bakal Normalisasi Hubungan?
Israel terus berupaya mempersuasi Arab Saudi agar menormalisasi hubungan kedua negara. (foto: ist)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel menyampaikan ucapan kepada Kerajaan Arab Saudi yang merayakan Hari Nasional ke-90, Selasa (23/9/2020). Ini memicu spekulasi bahwa normalisasi hubungan kedua negara di ambang pintu.

Kementerian Luar Negeri Israel menyampaikan ucapan Selamat Hari Nasional kepada Arab Saudi melalui kicauan di media sosial Twitter. Dalam tulisannya, pemerintah Israel menyelipkan harapan agar kedua negara dapat membina kerja sama jazirah Arab.

"Kami menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Kerajaan Arab Saudi, raja, pemerintah, dan rakyatnya pada Hari Nasional ke-90," kicau akun Twitter resmi @IsraelArabic menggunakan Bahasa Arab.

"Semoga hari tersebut kembali kepada Anda dengan kebaikan dan berkah dalam terang keamanan, keselamatan dan kemakmuran, dengan harapan kami semoga suasana damai, kerja sama dan bertetangga yang baik akan berjaya," lanjut isi Tweet.

Setelah berhasil menormalisasi hubungan diplomatik dengan dua negara Arab, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain, Israel makin optimistis bisa menjalin kerja sama dengan lebih banyak negara di kawasan itu, termasuk Kerajaan Arab Saudi.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menjadi penengah pembicaraan normalisasi Israel dalam pidatonya mengatakan akan ada empat sampai lima negara Arab lain mengikuti langkah UEA dan Bahrain. Trump juga tak menutup kemungkinan akan berupaya melobi Arab mengenai usulan normalisasi.

Namun demikian, sejauh ini Kerajaan Arab Saudi masih mempertahankan sikapnya mendukung solusi konflik Israel-Palestina berdasarkan solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina sesuai perbatasan 1967.

Arab Saudi dengan tegas menolak menormalisasi hubungan dengan Israel sebelum negara Palestina dinyatakan merdeka.

Editor : Arif Budiwinarto