Jelang Pemilu Israel, PM Netanyahu Bersumpah Bangun 3.500 Permukiman Baru di Tepi Barat

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 22:13 WIB
Jelang Pemilu Israel, PM Netanyahu Bersumpah Bangun 3.500 Permukiman Baru di Tepi Barat

Seorang bocah Israel berjalan melewati poster Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kota Haifa, Israel utara, 23 Februari 2020. (FOTO: AHMAD GHARABLI / AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji membangun 3.500 rumah pemukim baru di daerah yang sangat sensitif di Tepi Barat yang diduduki. Keputusan ini muncul hanya sepekan menjelang pemilihan umum Israel.

"Saya memberikan instruksi segera untuk izin menyetor (rencana) untuk pembangunan 3.500 unit di E1," kata Netanyahu, seperti dilaporkan AFP, Selasa (25/2/2020).

Komunitas internasional berulang kali memperingatkan bahwa pembangunan permukiman Yahudi di koridor E1 akan memotong Tepi Barat menjadi dua dan membahayakan negara Palestina di masa depan.

"Kami sedang membangun Yerusalem dan pinggiran Yerusalem," kata Netanyahu, dalam sambutan konferensi yang disampaikan oleh seorang juru bicara.

Pada 2013, Netanyahu memveto konstruksi di koridor E1 dalam menghadapi tekanan PBB, Uni Eropa, dan AS.

Langkah untuk memajukan rumah-rumah baru, yang akan membentuk lingkungan baru Maale Adumim, kota pemukiman terdekat, dipuji oleh Dewan Yesha, kelompok lobi pemukim. Mereka mencatat bahwa rencana pembangunan rumah di sana telah ada sejak 2004.

"Memajukan masalah ini akan memungkinkan pembangunan yang luas dan strategis antara Maale Adumim dan Yerusalem," kata ketua Dewan Yesha, David Elhayani, dalam sebuah pernyataan.

Pada Kamis lalu, Netanyahu mengumumkan rencana membangun ribuan rumah baru bagi warga Israel di Yerusalem timur yang dicaplok. Para kritikus menyebut tindakan itu sebagai hadiah di menit-menit terakhir bagi para pendukung nasionalis menjelang pemilu 2 Maret.

Editor : Nathania Riris Michico